Aricia Betelguese
My Life, My Tale
Minggu, 14 Desember 2008
Perjalanan 6 Minggu Berakhir di UI

Nggak kusangka, udah 6 pertemuan berlalu. Rindu berat rasanya pada teman SCB, bahkan aku belum sampai 1 hari berpisah dengan mereka. Banyak kenangan gila yang membuat tertawa.

 

Hari 1

Harga yang pantas dibayar

Smart Character Building dimulai di SMP 19. Nuansa didominasi warna merah putih... Bendera kaliya? serius, warna merah putih. Kami "disambut" dengan gerakan senam pagi dari guru guru atau orang orang (Nggak tau yg betul yg mana) yang, juga memakai baju dengan paduan warna merah putih. Bete rasanya nunggu. Akhirnya kita pada disuruh baris, dan setelah sambutan dari kepsek kami, SCB dimulai!!!!

Huih! riuh rendah kami berusaha mencari kelas dimana kami bakal ditraining. Gila, ruang kelasnya lebih plush dari kelas kami. Masak kursi mereka udah dari plastik, kami aja dari kayu. Murid inter smabel kebanyakan kali ya??? Jadi dapet yang bagus nunggu agak lama??

Kami sebenarnya udah lumayan lama nungguin SCB ini, soalnya penasaran SCB ini isinya apa siy? Dan ternyata penantian kami gak sia sia.

 

Hari itu, kami mulai dengan games games perkenalan. Lalu kami dibagi 4 kelompok. Kami dibagi sepotong kertas berisi sepotong cerita. Kami dituntut mencari apa isi cerita dan siapa yang diceritakan di situ. Wah, ternyata dalam mencari apa dan siapa itu kami masih berorientasi pada kertas kami, padahal harusnya kami mencari informasi secara utuh dan lengkap. Pelajaran Pertama: Dapatkanlah informasi secara utuh dan lengkap.

Trus trus?? Kami main yang namanya XY games. Ceritanya tuh ada 1 perusahaan. Perusahaan ini punya 6 cabang. Tiap cabang boleh memilih memproduksi produk X atau Y, dua duanya sama baiknya. Tapi, ada konsekuensinya. Jika ada sekian memproduksi X sekian memproduksi Y, maka untung sekian atau rugi sekian. Yang aku ingat cuma jika ada 6 memproduksi X rugi 6000, kalau 6 memproduksi Y untung 6000.

Babak pertama, kacau balau!!! Nyaris pada rugi, kalau untung Cuma 1000. Kebetulan aku salah satu kepala cabang jadi aku n kepala cabang lainnya dipanggil. Akhirnya kami buat strategi: Semua cabang wajib memproduksi Y!!!!

Tapi ada 1 cabang yang berkhianat. Dia memproduksi X. Hasil? Cabang itu untung 3000 yang lain rugi 2500. Ditotal: Cabang rugi -2500x5+3000=-9500 tetep rugi!! Akhirnya jadi banyak yang tidak patuh pada kesepakatan. Tetap rugi.

Sekali lagi, dewan bersidang (Eeeaaa). Keputusan tetap, terus produksi Y. Ternyata, masih banyak yang berkhianat. Urrgh… bete abeeezz. Yah, dari game itu belajar, gak usah berkhianat deh!!! Rugi sendiri!!!

Game terakhir adalah dice games. Kita dikasih duit (Aseeek) buat beli pertanyaan. Kelompok lain juga beli pertanyaaan. Kalo kita bisa jawab, kita dapet duit kelompok laen yg beli pertanyaan. Kalo ga, ya pertanyaan dilempar.

Wah, seru banget. Bahkan beberapa temanku kehabisan duit buat beli pertanyaan, duitku ada 40000 (1 pertanyaan harganya 5000). Percaya ato kagak, duit 40000 itu abis bis di akhir permainan!!! Nasiiiib nasib…

Kita juga belajar tentang asertif. Paan tuh? Cara mengungkapkan keinginan kita tanpa menyakiti orang lain, tapi juga tanpa mengucapkan maaf. Lho? Nanti orangnya marah? Nggak sopan banget ngungkapin keinginan ga pake maaf? Lo kenapa harus minta maaf? Kan kita gak salah kalo mau ngungkapin keinginan?

Kita juga belajar tentang kerjasama dan kekompakan. Hepi banget, seharian itu. Menunggu berhari hari ternyata gak sia sia!!

 

Hari 2

Penyesalan yang dalam.

 

SMP 115 hari itu ramai dengan murid kelas 8 yang PM dan murid kelas 7 dari berbagai sekolah yang mau Smart Character Building. Aku nggak banyak cerita tentang hari ke 2, karena aku nggak dateng. Yang aku denger tuh ini:

Jualan HP…

Jadi beberapa temen disuruh ngejual HP, Gita, Andre, ma Ahmad. Dan… (Tolong drumnya diroll dong!)

Gita? Meski dia berusaha mati matika (lho?) njualin HP, tapi malah dicuekin. Aduh kasian bangetz!!! Dia ngaku rasanya kesel dan kecewa karena dicuekin. Yah, meskipun aku gatau kaya mana aslinya tapi ya pasti nyebelin.

Andre?Jangan tanya, dia malah diejekin. Huahahahaha, yang ini kocak abis. Gila bangetz… diejekin waktu ditanya perasaannya malah.. tau ga? Dia bilang biasa aja toeh!! Gila tuh anak… emang selalu bikin onarr…

Ahmad? Huaih,, dia diperhatiin mati matian! Tapi anehnya dia malah gemeteran gak karuan. Malah nyaris ga bisa ngomong. Hahaha, dasar aneeh!!

Lalu ada kampanye gubernur DKI. Wah, katanya seru tapi aku ga tau detilnya. Paling kocak : “Saudara saudara, sekarang busway kita ini masih merayap di tanah, jadi bikin macet. Kalau saya jadi gubernur, busway bukan merayap, tapi terbang!! Jahahahah,,, ada aja!

Aku kaga tau apa lagi yang menarik di situ, tapi hari itu mereka belajar menghargai orang lain. Sungguh, sungguh sebuah penyesalan yang dalam karena SCB itu seru sekali…


Hari 3

“Kalkulator idup!!”

 

Bangunan coklat itu semarak dengan para murid yang hendak mengikuti SCB. SMP 49, itulah namanya. Setelah sambutan yang teeeeraaamaaat paaanjjjaaaangggg karena kami nggak sabar mau main. Kelompok 2 dapet lantai 2, ruang multimedia. Wah, asjiiik!

Hari ini, meski cuman ada 1 game, yaitu Trivia Quiz, kami tetep hepi…

Hari ini teman kami, Rey yang baru pulang dari olimpiade matematika internasional dating. Asiiik! Aku sekelompok sama dia. Babak 1, pertanyaan diberikan seperti layaknya kuiz. Babak 2 REBUTAN!!! Wah, sempat ricuh (???) karena perdebatan. Aku kagak suka bagian ini jadi aku kaga banyak cerita. Yang ke 3, namanya golden key. Kita diberitahu apa tema pertanyaan, boleh milih jawab biasa ato golden key. Kalo golden key dapat 10 poin, tapi 1 temen ga boleh main 3 giliran. Kami ga pernah pake golden key, apalagi soalnya matematika. Untung bin untung!! Kalkulator idup kami, Rey, menjawab semua pertanyaan matematika dengan luar biasa!!

Kelompok kami menang! Sebagai konsekuensi, kelompok lawan ngipasin kami deh! Asiik!!

 

Hari 4

Rumah Kardus

 

Di SMP 30, Jakarta Utara, ada sekelompok murid yang bersemangat. Mengapa? Wah, hari ini kami punya proyek besar. Kami akan membuat rumah 2 tingkat dari kardus, dan ruangan yang ada di dalam rumah itu mesti sesuai dengan pesanan klien. Wah, bahan kardusnya cuma dikasih 3… susah!

Meskipun tugasku itu arsitek, tapi aku ikut turun ke lapangan, (turun pangkat, istilahku)ngatur ngatur gara gara banyak yang ribut dan suzaaah buatnya. Rumahnya  lantai 2nya bisa dilepas, atapnya juga maksudnya biar bisa diliat. Ya gara gara itu diketawain deh. Tapi aku senang karena rumah kami, kelompok kami adalah kelompok yang membuat rumah terrapih. Hahahaha, senang banget aku… syukur dehh…

 

Hari 5

Hadiahh!!!

 

Hari ini kembali dimulai dengan games. Hore! Kelompen eh... kelompokku memenangkan games games itu! Lagi lagi ada proyek gedhe (hahaha). Kami disuruh mendirikan menara dari sedotan! (nah lo!!) gimana tuh!

Gara gara nggak ada yang ngambil inisiatif mimpin, akhirnya aku ambil alih pimpinan. Wah, ternyata aku bukan arsitek sedotan yang baik! Meski menaraku bisa berdiri, saat kami mengevaluasi, brukk!! Menaraku ambrugh… hahahaha!!! Tapi menaraku masih sempat difoto… yeeehaaa!!!!

Akhir pertemuan Kak Dewi dan Kak Yulia berbagi alamat email dan no HP. Mereka juga berbagi hadiah. Aku dapat richeese dan beng beng! Asyik!! Sebagai ungkapan rasa maaf, (Ceilah…) Kak Lies yang hari itu nggak datang titip hadiah gantungan HP! Aku dapat yang sapi. Lutchu…

 

Hari 6

Sayonara!! (Emang orang Jepang??)

 

Hiahahaha, hari ini outbond! Masuk kelompok 4! Setelah diskusi, aku jadi pemimpin. Kami jadi kelompok bernama Roro Jonggrang. Kami udah bikin bendera dan yell, dan kami berangkat!!

Kami masuk ke hutan. Dan kami menemukan wahana pertama!!

Di wahana pertama kami bermain Rope and Tree!

Di  wahana ini ada dua lingkaran, satu gede, satu kecil. Yang kecil ada di dalam yang gede. Di dalam lingkaran kecil, ada sepotong kayu yg tinggi, kayu itu terikat dengan  tali, 2 diantaranya diiket ke pohon. Tugas kami semua, masuk ke lingkaran kecil n berusaha keluar tanpa meyentuh tanah diantara lingkaran kecil dan besar!

Akhirnya, kami keluar satu persatu dengan cara duduk di atas tali yang terikat ke pohon, lalu menarik diri kami keluar. Yang udah diluar, ngikat kayu ketiga di pohon di sebrang pohon pertama. Akhirnya keluarlah kami semua dengan selamat.

Wahana kedua, kami mesti naik tanjakan dengan krat bir. Taulah,, keratnya dioper kedepan trus maju satu satu. Kagak terlalu baru…

Trus.

Nyasar.

Harusnya habis wahana itu kami masuk hutan ke wahana berikutnya, tapi kami malah masuk jalan. Hah? Jadi kami muter sampe ke wahana selanjutnya.

Wahana ini namanya Pipa bocor. Kami dikasih pipa yg bocor dan disuruh ngisi. Akhirnya kami tutup lubang pake tangan trus diisi. Pas udah mau penuh, yaaah, bocor. Akhirnya gagallah misi.

Lalu, selanjutnya, kami disuruh masukin ban ke bamboo yang tiiinggggiiiiii banget. Aku diangkat di kakiku, tapi aku ga kuat. Mana yang megang kakiku kan dua orang, orangnya itu (gtw sengaja ato engga) makin menjauh! Jadi aku ngangkang gitu! Yah, misi gagal lagi deh!!

Lalu, kami dibagi 2. 1 kelompok disuruh naik karpet, kelompok lainnya disuruh mbalik karpet. Waduh!! Terakhir, kelompok yg di atas karpet digendong, trus karpetnya dibalik. Mission accomplished!!

Yah, habis itu, kami istirahat, ganti baju, dan menyelesaikan segala perlengkapan. Sulit, kuakui. Kami harus berpisah. Yah,,,

Perjalanan 6 minggu, kini berakhir di sebuah universitas, universitas Indonesia namanya.

Label: